Pendidikan Islam bagi Anak Usia 8 Tahun

Pendidikan Islam bagi Anak Usia 8 Tahun
Oleh A. Fatih Syuhud

Secara sosial dan emosional, anak usia 8 tahun memiliki perilaku khas yang perlu diperhatikan oleh orang tua. Ada yang negatif seperti tidak sabaran, mood mudah berubah, sangat sensitif dan dramatis, mudah terpengaruh tekanan teman, kasar, egois, terobsesi uang, dan lain-lain. Ada pula yang positif seperti ringan tangan, ceria, menyenangkan, mudah berteman, dan lain-lain. Pada usia ini, anak juga sangat membutuhkan kasih sayang dan pengertian, terutama dari ibu. Ia juga memiliki kebutuhan kuat untuk memiliki.

Untuk itu, diperlukan sikap hati-hati dan bijak dalam mendidik dan mengasuhnya. Berikut beberapa tips sebagai pegangan:

Pertama, berusahalah akrab secara proporsional dengan anak Anda. Ajaklah bicara tentang teman-temannya. Dengarkan dan diskusikan kekuatirannya seputar teman dan performanya di sekolah.

Kedua, ajarkan nilai akhlak (syariah Islam) tentang apa yang wajib dan dilarang (haram) menurut Islam. Termasuk wajibnya melaksanakan shalat lima waktu (QS Thaha 20:132), haramnya berzina dan mencuri (QS Al Mumtahanah 60:12), haramnya judi dan minuman keras (QS Al Maidah 5: 91) dan lain-lain.

Ketiga, kembangkan wawasan etika sosial tentang hal yang baik dan buruk. Seperti perlunya bersikap jujur, kerja keras, sopan, hormat pada orang tua, dan lain-lain.

Keempat, keinginan anak untuk memiliki uang banyak dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan dia tentang perlunya menabung untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Kelima, anak usia ini membutuhkan privasi dan kerahasiaan. Karena itu, beri mereka lemari khusus atau kotak yang terkunci.

Disiplin

Orang tua dari anak usia 8 tahun harus memiliki strategi pendisiplinan anak yang banyak. Karena mendisiplinkan anak dengan cara otoriter akan berdampak negatif berupa perilaku agresif dan permusuhan.

Orang tua harus belajar dan melatih diri bagaimana memberlakukan disiplin yang berwibawa dan otoritatif yang memberikan ekspektasi dan konsekuensi tegas dan konsisten serta mengajarkan mengapa perilaku anak berakibat pada konsekuensi baik atau buruk.

Anak usia 8 tahun mulai menyadari motivasi dan perilaku orang lain dan membuat penilaian tentang hubungan dirinya dengan mereka. Kesadaran ini adalah permulaan dari pengembangan nilai moral dan etika. Dia mulai memahami bagaimana dan mengapa perilakunya dapat berdampak pada orang lain. Di sinilah perlunya lingkungan yang baik bagi anak. Dan adalah tugas orang tua untuk memastikan bahwa anaknya berada di lingkungan yang ideal. Baik selama di sekolah, di luar rumah, dan selama di rumah.[]

Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.