10 Perilaku Istri yang Menjengkelkan Suami

10 Perilaku Istri yang Menjengkelkan Suami sebagai bahan evaluasi bagi istri yang tidak disukai suaminya padahal dia merasa sudah berbuat yang terbaik dan tidak merasa berbuat salah besar apapun. Perlu disadari bahwa kesalahan besar tidak hanya ditimbulkan oleh satu kesalahan besar, tapi juga karena diakibatkan oleh kesalahan kecil yang terjadi berulang-ulang. Kesalahan kecil yang terjadi berulang-ulang akan membuat suami memendam amarah dan berakhir klimaks atau minimal akan menyebabkan rasa bosan pada istri.

10 Perilaku Istri yang Menjengkelkan Suami
Oleh A. Fatih Syuhud

Hal mendasar agar hubungan suami-istri harmonis dan tentram adalah apabila kedua belah pihak saling menyukai perilaku pasangannya. Kesukaan suami pada istri akan timbul dan tumbuh berkembang dari perilaku istri yang baik. Sebaliknya  rasa sayang suami akan berkurang dan akhirnya akan tergerus habis apabila istri sering berperilaku menjengkelkan.  Berikut sepuluh perilaku nyebelin istri yang harus dihindari.

Satu, tidak bersyukur, tidak pernah merasa puas dan sering mengeluh. Kurang bersyukur dan suka mengeluh adalah salah satu perilaku yang sangat menjengkelkan suami. Terutama apabila suami sudah bekerja keras untuk membahagiskan istri dan anak. Suami merasa tidak diapresiasi. Apalagi apabila ditambah dengan keluhan. Padahal dia merasa berhak untuk mendapatkan penghargaan. Tidak hanya suami yang marah dengan sikap ini. Tuhan juga marah. Dalam sebuah hadits Nabi bersabda: “Aku melihat Neraka yang kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Penyebabnya karena mereka tidak bersyukur dan tidak menghargai atas kebaikan suaminya.” (Sahih Bukhari, no. 28)

Dua, tidak taat suami dan suka membantah. Suami adalah pemimpin rumah tangga (QS An Nisa 4:34) . Tidak ada fungsi pemimpin kalau tidak ditaati dan tidak dihormati. Salah satu bukti ketaatan istri adalah dengan menaati perintah suami asal tidak berlawanan dengan syariah dan tidak membantah ucapan suami.

Tiga, suka menyalahkan dan mengerritik suami. Mencari kambing hitam alias suka menyalahkan adalah perbuatan yang menjengkelkan. Kalaupun suami salah, usahakan tidak langsung menyalahkannya. Apalagi kalau kesalahan bersama. Kritik membangun itu baik, akan tetapi usahakan menyampaikannya dengan cara dan momen yang tepat dan jangan lupa untuk meminta maaf terlebih dahulu dan tidak diucapkan di depan anak-anak atau orang lain.

Empat, menyuruh, mengatur. Hindari menyuruh atau mengatur suami. Kalau memang ingin meminta bantuannya, lakukan dengan ucapan minta maaf atau minta tolong. Langkah ini akan menetralisir kemarahan suami. Itupun kalau jarang dilakukan. Juga, suami yang sering diatur dan disuruh oleh istrinya terkesan suami yang kalah dan takut istri. Kalau persepsi ini terjadi, maka yang buruk di mata publik adalah keduanya.

Lima, membandingkan dengan rumah tangga lain. Suami akan sangat tersinggung apabila istri suka membanding-bandingkannya dengan pria atau tetangga sebelah yang memiliki pencapaian lebih tinggi secara materi atau hal lain seperti pencapaian anak.

Enam, cerewet.  Siapa yang suka orang cerewet? Wanita cerewet itu sendiri tidak suka pada orang lain yang cerewet. Cerewet adalah perilaku yang suka meributkan hal-hal kecil yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Cerewet adalah lawan dari sikap anggun. Kalau ingin menjadi wanita anggun, maka jangan cerewet.

Tujuh, cemberut dan bermuka masam. Terkadang, bahasa tubuh yang tidak menyenangkan seperti cemberut, dan bermuka masam itu lebih terasa efek negatifnya daripada kata-kata. Itulah sebabnya Rasulullah bersabda: “Setiap kebaikan adalah sedekah. Termasuk dari kebaikan adalah berwajah ramah.” (Nawawi, Syarah Muslim, 16/177).

Delapan, meremehkan. Ini terjadi umumnya karena gaji dan status pekerjaan istri lebih tinggi dari suami. Atau suami sedang menganggur sedang istri memiliki pekerjaan tetap. Cobaan menjadi istri salihah justru ketika status istri lebih tinggi dalam segi materi, pekerjaan atau status sosial.

Sembilan, pendengar yang buruk. Mata tidak fokus atau respons kurang nyambung atau kurang antusias saat suami bercerita merupakan sebagian tanda ciri-ciri pendengar yang buruk. Kalau sedang tidak ingin mendengar cerita suami, maka mintalah maaf agar suami paham kondisi yang terjadi.

Sepuluh,  selingkuh.. Ini kesalahan terbesar yang dilakukan istri. Kalau pun suami tidak menceraikan istrinya yang selingkuh, maka kemungkinan besar rasa saling percaya sudah tidak ada lagi dari hati suami. Selingkuh ada dua macam: selingkuh dengan atau tanpa ada hubungan zina  Kedua-duanya sama-sama akan mengancam kehidupan rumah tangga dan menjauhkan dari rasa tenteram, mawaddah.wa rohmah.

Setiap poin dari kesepuluh poin di atas akan dapat mengurangi rasa cinta dan sayang suami pada istri. Oleh karena itu, istri harus berusaha keras untuk menghindarinya sama sekali. Kesalahan di sana sini mungkin terjadi, namun selagi masih ada usaha untuk memperbaiki diri, maka suami akan memahami, menghargai dan memaafkan kesalahan istri.[]

Artikel Terkait:

24 thoughts on “10 Perilaku Istri yang Menjengkelkan Suami”

  1. kewajiban dasar dan utama yakni kewajibannya terhadap suami ,namun kenyataan menjadi hambar dalam hubungan intim, solusinya bagmana

  2. Rumah tangga memang rumit, kalau tidak rumit namanya rumah makan, kalau indah namanya rumah pohon ( tempat rekreasi di batu Malang) bisa aja lu

  3. istri tidak menghargai suami di pikirannya cuma uang dan uang dia ga mau tau masalah apa yang terjadi ditempat kerja saya ,sudah 2 bulan dia pulang kerumah orang tuanya tidak mau pulang dibilang saya tidak memberi nafkah yang layak. apa yanh harus saya lakukan?

  4. ass.. sy saat ini lg strez bngt..rumah tangga sy sedang rumit..masalah org k 3 ya it mertua sy..dlu sempat mau menghancurkan tp ga bisa lantaran suami sy tau sifat org tua na yg ga suka sm rumah tangga sy..tp sekarang suami sy brbalik yg ga suka sm sy bahkan skrng ninggalin sy n anak smpe ga plng..inti na org tua na cemburu sosial pdhl sy slama ini slalu brsikap adil bahkan lbh banyak k mertua prhatian na d bandingkan org tua sy sndri.. sy mohon tuk bantuan na..saran n kritik na.. sy lg bingung..sy ga kuat ngadepin smua na.. makasi..wassalam’mualikum.

  5. Sy sdh 5 bulan ini memendam kepedihan dan sakit hati, setelah perubahan isteri yg mjd ketus, tdk mau memandang suami, selalu menghindar saat didekati, bahkan beberapa kali menolak hubungan intim.
    sy paksa cerita apa masalahnya, singkat cerita dia sampaikan bhw sdh tdk cinta sy lagi, dan malas berkomunikasi.
    sakit hati saya mndengarnya. Tapi sy berusaha instrospeksi diri, sy minta maaf apabila slama ini ada kekeliruan, sy akan perbaiki, dia bilang bhw sy tdk salah.
    pernah sy marahi krn dia selingkuh di chatroom, kirim2an foto tanpa jilbab, bahkan panggilan sayang ayah-bunda dg laki2 tsb. Stelah sy paksa utk putus hubungan dgnya, ahirnya mereka tdk berhubungan lagi “sepertinya”. Sampai saat ini dia blm mau panggil sy dg sebutan “ayah”.
    Saat sy dirumah selalu dia ada ksibukan yg memberi alasan utk pergi2 terus.
    teakhir sy tegur bln lalu, dia mau perbaiki komunikasi dg sy, tapi dengan terus terang dia bilang, AKU GA MAU BERHUBUNGAN SUAMI ISTERI. Kaget dan sakit rasanya. Aku pasrah dg Alloh apapun yg akan terjadi.
    akhirnya sy ambil keputusan, dia tak ajak diskusi.
    sy bersedia atas penolakannya tdk mau hubungan suami isteri, tapi sy membatasi sampai 2 bulan, sy tdk akan memintanya utk berhubungan terlebih dulu, sy minta dia yg memulainya, seandainya selama 2 bulan ini dia tdk pernah memulainya maka sy simpulkan dia sdh tdk bisa menerima sy lagi, dan saya akan menceraikannya. Selama ini sy tahan2 krn sy ga mau cerai, sy sdh punya 1 anak umur 4 tahun, sy kasian dg dia, dia akan menanggung kesedihan atas perpusahan kami.
    saat ini sy sdg menunggu sampai pertengahan februari 2017.
    wahai para saudara saudariku muslim, doakan sy memperoleh keputusan Alloh dg kuat. Krn pilihan Alloh itu yg terbaik menurut pandanganNya.

  6. Assalamualaikum saya baru menikah dgn suami saya, Sebulan pernikahan saya melihat history browsernya banyak link menuju website yg memaparkan konten pronografi, setelah saya tanyak tp dia memberi alasan kalau itu ulah teman kerjanya. Saya terima dan tidak memperpanjang masalah walau tidak sepenuhnya percaya. Beberapa hari kemudia saya melihatnya sedang menonton video yg tidak layak ditonton. Suami saya tidak mengetahui kalau saya melihat apa yg sedang dilakukan, rasamya kecewa sekaligus sakit dan cemburu mengetahui hak itu. Lantas apa yg harus saya lakukan? Apa kah salah kalau saya memberitahu bahwa saya tau apa kebiasaan buruknya selama ini, dan menasehatinya??? Suami saya orang yg sayang baik, peduli, dan sangat sayang kepada saya . Saya juga gak menyangka dia mempunyai kebiasaan buruk seperti itu . Apakah sayah terlalu berlebihan kalau merasa sakit dan kecewa? Apakah yg dilakukan suami saya hal yg wajar ? Saya mohon saran dri saudara2 seklian jazakallah khairan katsiran

  7. Kalau masih sabar dan tahan silahkan dijalani. Tapi kalau mau mencari kebahagiaan dgn yg lain pun tidak ada salahnya.semua orang kan ber hak bahagia. Hidup ini cuma sekali.

  8. luar biasa artikelnya ,

    ko komentar ini pas bgt yg sy alami juga

    ini pastingan dah lawas bingit. tapi saya baru baca, dan membuat saya agak sedih,..
    karena teringat kehidupan pribadi.
    ——–
    istriku memang baik.
    tapi sifatnya yang keras membuat hati ini selalu berusaha untuk tidak ikut keras.
    terkadang tergoda melawan, namun teringat akan bahwa seorang suami harus menjadi toladan,sabar dan mengalah,..(mengalah terus,..kadang terasa sakit..hiks..).

    kalaupun berkomentar sedikit berbeda pendapat,..selalunya marah , bak api kecil disiram bensin.
    terkdang kepikiran pengen menikah lagi,..menginginkan yang lebih solehah, lebih tenang, yang hatinya lebih lembut, yang ngga melulu ngomongin hal2 yg ngga penting tentang saudara2nya dan saudara2ku, yang rajin silaturahmi, ke lingkungan, saudara dan orang tua. dll.
    selalu siap lahir bathin,..tentunya dalm situasi kondisi yg disesuaikan, dan tidak banyak alasan yang tidak masuk akal. dll (bingung….#$$@!)

    namun semua itu tidak lah mungkin.
    tinggal mencoba sabar saja akhirnya.
    cape.
    nanti malah stress akut.
    berdoa semoga saya di kuatkan, dan semoga ada jalan keluar, karena Allah telah memilihkan dia sebagai istri

  9. Harus sabar sebagaimana bebendo, mereka (istri)sudah teracun dengan kehidupan dunia yang amat sangat masuk ke dalam darah mereka.
    Semoga mereka cepat mendapatkan hidayah.amin

  10. Suami saya dari awal pernikahan sudah mulai ringan tangan, bukan dipukul melainkan ditendang atau ditonjok, berkata kasar, emosional ibarat bensin/ bom, karakternya keras saya baru tau setelah menikah, selama pacaran tidak pernah berlaku kasar apalagi melakukan tindakan kekerasan, sekarang usia pernikahan sudah dua tahun masih saja kalau salah dikit bicara bagi dia tidak perfect langsung marah2, kesal, diajak diskusi malah berkata kasar dan kdrt kembali, saya lelah apakah saya boleh menceraikannya? padahal dia dilingkungan kerja atau teman selalu terlihat baik, ramah, saya tidak pernah bercerita mengenai hal yang saya alami, pstinya tidak akan ada yang percaya.

  11. Isteri sering membantah keras hati, selalu menyebut kekurangan anak karena nurun dari suami, bagaimana sikap suami terhadap isteri yg seperti ini?

  12. Alhamdulillah, semua adalah proses, berusaha menjadi yg terbaik dan tetap berdoa semoga Alloh memberikan yg terindah selama pernikahan sampai akhir hayat, aamiin

  13. Thanks…sip wawasannya…emang kadang suami emang kecapean…apalagi yang kerja bisa14 jam / hari. Dah kondisi badan down istri msh ngomel ini itu ya……kadang terbawa arus….semangat bagi suami suami sholeh

  14. ini pastingan dah lawas bingit. tapi saya baru baca, dan membuat saya agak sedih,..
    karena teringat kehidupan pribadi.
    ——–
    istriku memang baik.
    tapi sifatnya yang keras membuat hati ini selalu berusaha untuk tidak ikut keras.
    terkadang tergoda melawan, namun teringat akan bahwa seorang suami harus menjadi toladan,sabar dan mengalah,..(mengalah terus,..kadang terasa sakit..hiks..).

    kalaupun berkomentar sedikit berbeda pendapat,..selalunya marah , bak api kecil disiram bensin.
    terkdang kepikiran pengen menikah lagi,..menginginkan yang lebih solehah, lebih tenang, yang hatinya lebih lembut, yang ngga melulu ngomongin hal2 yg ngga penting tentang saudara2nya dan saudara2ku, yang rajin silaturahmi, ke lingkungan, saudara dan orang tua. dll.
    selalu siap lahir bathin,..tentunya dalm situasi kondisi yg disesuaikan, dan tidak banyak alasan yang tidak masuk akal. dll (bingung….#$$@!)

    namun semua itu tidak lah mungkin.
    tinggal mencoba sabar saja akhirnya.
    cape.
    nanti malah stress akut.
    berdoa semoga saya di kuatkan, dan semoga ada jalan keluar, karena Allah telah memilihkan dia sebagai istri. dan usia pernikahan sdh mencapai 13 tahun. amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.