10 Cara Agar Suami Disayang Isteri

10 Cara Agar Suami Disayang Isteri

10 Cara Agar Suami Disayang Isteri

10 Cara Agar Suami Disayang Isteri
Oleh A. Fatih Syuhud

Suami adalah pemimpin rumah tangga (QS An-Nisa’ 4:34). Dan sebagai pemimpin ia harus dapat menunjukkan kualitas kepemimpinannya. Kualitas kepemimpinan ditentukan oleh kualitas kepribadian yang terbentuk oleh setidaknya tiga hal yaitu (a) watak dasar, (b) lingkungan keluarga dan pertemanan; (c) wawasan keilmuan.  Khususnya keilmuan yang terkait dengan hubungan antarmanusia di samping ilmu agama, tentunya (QS Al Mujadalah 58:11). Suami yang berkualitas akan memiliki insting yang baik dalam menjalankan roda kepemimpinannya dan menjaga keseimbangan dalam menjalankan peran sebagai pemimpin, suami, bapak sekaligus teman dan sahabat bagi istri dan anak-anaknya. Bagi yang belum merasa yakin tentang bagaimana menjadi suami yang baik dan disayang istri, berikut 10 poin yang dapat dijadikan pedoman dasar.

Pertama,  kerja keras. Sebagai pemimpin rumah tangga yang berkewajiban memberi nafkah untuk anak dan istri, suami harus kerja keras. Lebih ideal lagi kalau di samping kerja keras juga kerja cerdas agar hasilnya sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan. Namun kerja keras itu sendiri sudah patut mendapat apresiasi dari istri walaupun hasilnya mungkin tidak sesuai harapan.

Kedua, setia. Bersikaplah terbuka dan jangan selingkuh. Baik selingkuh yang sah (kawin siri) apalagi selingkuh ilegal. Dua-duanya akan membuat istri sakit hati. Dan itu awal dari sebuah konflik.

Ketiga, taat beribadah. Sebagai muslim yang baik, taat memenuhi kewajiban agama akan menjadi benteng pertama dan motivasi utama untuk bersikap dan berperilaku lebih baik. Dan itu akan menambah kepercayaan istri.

Keempat, sabar dan tegas. Sebagai pemimpin, suami harus tegas pada waktu yang tepat dan sabar pada momen yang pas. Sabar yang berlebihan tidak mendidik karena akan membuat stri jadi pribadi yang manja dan aleman. Begitu juga tegas yang berlebihan akan membuat istri ketakutan dan stres. Maka, diperlukan keseimbangan antara sabar dan tegas yang kalau dilakukan dengan tepat akan membuat istri sayang dan sekaligus segan.

Kelima, tepo seliro. Aturan umum untuk disukai dalam pergaulan adalah tepo seliro. Yaitu, perlakukan istrimu sebagaimana kamu ingin dia memperlakukanmu. Kehidupan sosial bersifat mutual dan timbal balik (resiprokal) tak terkecuali antara suami dan istri. Hormati istri apabila ingin dihormati. Jangan sakiti, apabila tidak ingin disakiti.

Keenam,  mudah berterima kasih. Bersyukur disukai Allah. Berterima kasih pada perilaku baik istri akan membuat istri tersanjung. Ucapan terima kasih adalah kata yang sederhana namun besar artinya.

Ketujuh, mudah meminta maaf. Sungguh berat meminta maaf saat salah apalagi kepada istri. Namun itu harus dilakukan sebagai bukti “kelelakian” suami. Bukankah lelaki sejati yang mampu meminta maaf? Sebagaimana ucapan terima kasih, kata maaf juga memiliki dampak luar biasa sebagai penyejuk hati istri.

Kedelapan, pendengar yang baik. Suami bukan hanya jadi pembicara. Ia juga harus jadi pendengar yang baik saat istri bercerita. Karena idealnya suami-istri adalah sahabat sejati yang saling mendengar dan memahami satu sama lain.

Kesembilan,  musyawarah mufakat. Istri adalah mitra dan kolega. Karena itu segala keputusan penting dalam rumah tangga harus berdasarkan musyawarah dan mufakat antara kedua belah pihak. Termasuk dalam kemitraan  adalah kerja sama dalam beberapa tugas rumah tangga. Dan kesediaan untuk saling membantu apabila diperlukan.

Kesepuluh, tidak mudah menyalahkan. Saat sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, sangat mudah bagi siapapun untuk melempar tanggung jawab dan menyalahkan orang lain. Suami yang baik adalah yang bisa menahan diri dan berusaha introspeksi diri.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>