Apakah Jamaah Tabligh Gerakan Sesat? Ulama Wahabi Salafi menganggap Jamaah Tabligh adalah gerakan sesat. Sedang ulama Sunni lain seperti Yusuf Qardhawi dan Wahbah Zuhaili menganggap JT sebagai gerakan dakwah yang sangat baik.
Oleh A. Fatih syuhud
Ditulis untuk Buletin Al-Khoirot
Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang
Apakah Jamaah Tabligh (JT) itu gerakan sesat? Pertanyaan ini diajukan oleh salah seorang alumni PP Al-Khoirot sekitar dua bulan lalu melalui SMS.[1]
Pertanyaan tersebut wajar diajukan karena Jamaah Tabligh merupakan gerakan da’wah yang lahir dan berkembang di luar Indonesia, tepatnya di India. Sehingga tidak banyak santri dan kyai Indonesia yang memahami gerakan da’wah JT saat gerakan ini mulai masuk ke Indonesia. Apalagi ada pendapat beberapa ulama Arab Saudi yang menganggap JT sebagai gerakan sesat, bid’ah dan bahkan syirik. Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, misalnya, berfatwa demikian:
“Adapun jama’ah (firqah) tabligh yang terkenal dari India itu, di dalamnya terdapat khurafat-khurafat, bid’ah-bid’ah dan kesyirikan-kesyirikan. Maka tidak boleh khuruj (keluar) bersama mereka. Kecuali kalau ada ulama yang ikut bersama mereka untuk mengajari mereka dan menyadarkan mereka, maka ini tidak mengapa. Tapi kalau untuk mendukung mereka, maka tidak boleh, karena mereka memiliki khurafat dan bid’ah. Dan orang alim yang keluar bersama mereka hendaknya menyadarkan dan mengembalikan mereka kepada jalan yang benar.” [2]
Shaleh Fauzan al Fauzan[3] memiliki pendapat yang hampir serupa dengan mengatakan bahwa “Jamaah Tabligh adalah kelompok bid’ah shufiyyah, maka tidak boleh berjalan dan bermajelis dengan mereka.”[4]
Muhammad Nashiruddin Al Albani[5] saat ditanya soal Jamaah Tabligh menjawab, “Yang saya yakini bahwa da’wah tabligh adalah: sufi gaya baru. Da’wah ini tidak berdasarkan kitabullah dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Khuruj yang mereka lakukan dan yang mereka batasi dengan tiga hari dan empat puluh hari, serta mereka berusaha menguatkannya dengan berbagai nas, sebenarnya tidak memiliki hubungan dengan nash secara mutlak.” [6]
Pendapat seputar Jamaah Tabligh
Para pengikut dan simpatisan JT tentu tidak perlu khawatir dengan opini para ulama di atas dan banyak fatwa ulama lain yang serupa. Karena, pendapat yang menganggap gerakan JT sesat didominasi oleh ulama Arab Saudi yang dikenal ekstrim dan kurang toleran dalam menilai kelompok lain. Sebagaimana diketahui ulama yang memiliki jabatan profesi di kerajaan maupun universitas Arab Saudi umumnya adalah mereka yang berfaham Wahabi atau Salafi. Sebuah faham yang didirikan oleh Muhammad bin Abdul Wahab. Kelompok yang mengklaim paling murni menjalankan ajaran Islam ini dikenal sering menghakimi kelompok lain dalam Islam sebagai bid’dah dan syirik.
Untungnya, Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakat yang awal berdirinya terinspirasi Wahabi tidak bertaklid pada opini ulama Wahabi dalam menilai JT. Dalam salah satu fatwanya, Majlis Tarjih Muhammadiyah menyatakan:
“Kelompok Jama‘ah Tabligh … itu belum dapat dikategorikan golongan yang sesat, kecuali jika ada hal-hal lain yang mereka lakukan yang berlawanan dengan rukun Islam dan rukun Iman, yang tidak terdapat dalam al-Qur’an dan as-Sunnah.”[7]
Yusuf Qardhawi termasuk di antara ulama kontemporer yang tidak menganggap JT sebagai gerakan sesat. Lebih dari itu, ia menganggap Maulana Muhammad Ilyas, pendiri JT, sebagai seorang da’i dan mujaddid (pembaharu) besar. Dan bahwasanya Maulana Ilyas termasuk di antara juru dakwah hebat yang pernah dikenal dunia Islam.[8]
Wahbah Az Zuhayli, pakar fiqh asal Suriah, sangat mengapresiasi gerakan ini. Penulis kitab Mawsu’ah al Fiqh al Islamy wal Qadhaya al Muashirah (14 jilid) ini bahkan sangat memuji JT. Dalam salah satu fatwanya ia mengatakan bahwa “anggota Jamaah Tabligh adalah orang-orang yang sangat baik, salih, dan zuhud dan banyak berkorban untuk menyebarkan akidah Islam. ”[9] Az Zuhayli bahkan menganggap sangat tidak pantas mempertanyakan status sesat atau tidak sesatnya JT. Bagi Az Zuhayli, orang yang mempertanyakan niat baik JT adalah orang yang dengki.[10] Berikut pertanyaan seputar JT dan jawaban lengkap dari Az Zuhayli:[11]
مارأيكم في جماعة الدعوة والتبليغ؟
جماعة الدعوة والتبليغ هم الآن أمة التبليغ القائمة بفرض الكفاية، وإن كان منهجهم على الطريقة الهندية وهي عرض الإسلام من جانب سلمي، وربما يكون هذا مناسباً في مبدأ الأمر ليدخل الناس في دين الله ثم تكتمل ثقافتهم ومعرفتهم ببقية أحكام الإسلام. فهم إذن يستنون بسنة وسيرة النبي صلى الله عليه وسلم في التفرقة بين المرحلة الملكية والمرحلة المدنية
وعلى أية حال: إن هجوم بعض الناس عليهم لا مسوغ له، فهذا منهج أفضل من منهج المهاجمين الذين يتشددون في عرض الإسلام.
وهؤلاء الدعاة في غاية الصلاح والتقوى والزهد والتضحية من أجل نشر العقيدة، فلماذا نسأل عنهم؟! إلا لعرقلة مسيرة الدعوة والتبليغ، وحسداً من الآخرين الذين يكفرون كما يكفرون أغلب المسلمين غيرهم.
Dalam dua paragraf terakhir (yang saya beri teks tebal), Az Zuhayli sedikit menyindir kelompok yang menyerang JT –yakni kalangan ulama Wahabi—dengan mengatakan bahwa JT jauh lebih baik dari pengeritiknya yang suka mengkafirkan orang lain selain kelompok mereka sendiri.
Kritik terhadap Jamaah Tabligh
Jadi jelas, bahwa JT bukanlah gerakan sesat. Di mata para ulama terkemuka dunia, mereka justru sebuah gerakan yang membawa berkah bagi umat Islam. Namun demikian, bukan berarti tidak ada kritik yang dialamatkan pada gerakan ini. Beberapa kritik untuk sebagian (besar) anggota JT antara lain:
- Kurang ilmu. Kritik ini muncul dari Habib Mundzir Al Musawa seorang ulama Jakarta. Ia mengatakan bahwa JT hendaknya memprioritaskan mencari ilmu terlebih dahulu sebelum berdakwah atau berdakwah tanpa lupa mencari ilmu. Agar tidak terjadi fanatisme aliran dan tidak ngawur. Terutama saat mereka ditanya perihal agama pada saat menjalankan dakwahnya. Ia mengakui bahwa tidak semua anggota JT orang bodoh di bidang agama.
- Komitmen pada hadits shahih perlu mendapat penekanan,
- Metode khuruj dengan hitung-hitungan tertentu juga masih perlu didiskusikan.
- Jika seseorang mau khuruj empat bulan dengan meninggalkan keluarganya maka yang harus diperhatikan adalah apakah sudah menyediakan nafkah untuk keluarganya selama mereka ditinggalkan. Khuruj begitu saja tanpa memperhatikan nafkah merupakan tindakan yang kurang bijak. Bertawakkal kepada Allah bukan berarti mengesampingkan usaha yang benar.
- Hantam kromo. Dari semangatnya berdakwah sampai lupa etika berkomunikasi. Saat bersilaturrahmi pada ulama disamakan dengan cara ketika berbicara dengan orang yang buta huruf. Semua dalil yang dihafalnya keluar begitu saja tanpa rem. Padahal untuk mengambil hati orang pintar di bidang agama, cara terbaik adalah dengan bertanya, meminta saran dan petunjuk. Bukan menasihati. Bayangkan apabila anak TK memberi kuliah ilmu hitung pada seorang dosen matematika.
- Fanatisme golongan. Tidak sedikit anggota JT yang secara eksplisit mengatakan bahwa orang yang di luar JT adalah “orang-orang yang belum mendapat hidayah.” Kata-kata ini jelas tidak benar, bodoh dan tidak taktis. Dan itu semakin memperkuat stereotipe yang menganggap bahwa JT kumpulan orang-orang yang “tidak pintar.”
- India minded. Personil JT Indonesia terlalu dipengaruhi gaya berpakaian ala India. Itu bisa dilihat dari kesukaan memakai kurta (baju putih semi jubah), pakai sandal jepit dan kurang rapi.
Kesimpulan
Jamaah Tabligh adalah gerakan dakwah yang didirikan oleh seorang ulama India bernama Maulana Muhammad Ilyas pada 1920. Gerakan ini bertujuan untuk “mengislamkan orang Islam” yang kurang komitmen terhadap ajaran agamanya. JT bukanlah gerakan sesat. Ia juga bukan kelompok ekstrim yang mudah mengkafirkan orang lain. Walaupun fanatisme golongan terkadang muncul. Dengan sistem perekrutan yang terbuka dan seperti MLM (multi level marketing) di mana setiap anggota “diwajibkan” untuk mendapat anggota baru, maka gerakan ini tumbuh dengan pesat di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Yang suka dan merasa cocok dengan metode dakwah JT dipersilahkan bergabung menjadi bagian da’i global. Yang tidak suka atau kurang cocok, tidak perlu ikut. Juga tidak perlu mencaci. Apalagi mengafirkan mereka. Terlepas dari segala kekurangan para personil JT, mereka jelas telah berbuat sesuatu untuk Islam. Yang belum tentu dilakukan oleh para pengeritiknya. JT adalah bagian dari keindahan Islam yang yang membolehkan munculnya berbagai macam kelompok tapi tetap berpayung dalam satu akidah Islam.
Pada saat yang sama, JT juga hendaknya bermawas diri dan membuka kuping lebar-lebar terhadap kritik. Karena kritik tidak muncul dari ruang hampa.[]
[1] Saya memang membuka konsultasi agama melalui SMS dan internet (email, website, facebook, twitter) kepada siapa saja yang memiliki persoalan yang belum terjawab.
[2] Dari kaset Al Qaulul Balig Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (1909 – 1999) adalah Mufti Agung Arab Saudi.
[3] Salah seorang mufti resmi Kerajaan Arab Saudi anggota Lajnah Daimah lil buhuts wal ifta’ Arab Saudi.
[4] Shaleh Fauzan Al Fauzan, Al Ijabatu al-Muhimmah fil Masyakil al-Malammah, hal. 145.
[5] Muhammad Nashiruddin Al Albani adalah seorang ahli hadits universitas Islam Madinah.
[6] Dari kaset Al Qaulul Baligh fir Radd ‘ala Firqatit Tabligh.
[7] tarjihmuhammadiyah.blogspot.com 10 Oktober 2011
[8] Yusuf Qardhawi, Asy-Syaikh Abul Hasan An Nadwi Kama Aroftuhu (اشيخ أبو الحسن الندوي كما عرفته)
[9] وهؤلاء الدعاة في غاية الصلاح والتقوى والزهد والتضحية من أجل نشر العقيدة Lihat fatawa di zuhayli.com
[10] لماذا نسأل عنهم؟! إلا لعرقلة مسيرة الدعوة والتبليغ، وحسداً من الآخرين
[11] ibid
saya mengagumi jamaah dakwah, islam kaffah…….. semoga kita semua mendapatkan hidayah-Nya, aamiiiiiiiin…..!
Keblinger………..Baru tahu kulit luar agama sudah mengaku “faham”
Bila pendapat berbeda dengan orang lain selalu bilang orang tersebut ndak “faham”
Semoga kita diberi petunjuk! Amin Ya
eNTE Yg Keblinger! nggak ngerti agama ikut komentar!
nggak faham!
sebaiknya antum ikut keluar bersma jamaah, Insya ALLAH jadi tau…
Tulisan ini enak dibaca ,saya berdoa semoga penulisnya mendapat barokah dari Allah SWT.JT identik dengan Muazin, lihatlah para muazin yang mengumandangkan Azan , tdk pernah mereka meninggalkan Masjid sebelum mereka sholat bersama para jamaah masjid. Demikian pula Jamaah Tabligh mereka akan sholat berjamaah dan belajar Ilmu agama dimasjid bersama orang yang ada di masjid.Merka keluar dgn harta mereka sendiri dan jiwa raga mereka digunakan untuk menyeru manusia ke jalan Allah mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW dan mencontoh para sahabat Ra yg telah sukses menguasai 2/3 dunia pada 14 abad yang lalu, Semoga kita mendukung usaha agama para Jamaah Tabligh ini dan bagi mereka yg menpunyai jalan lain silahkan jalankan dengan tujuan mengagungkan kalimah Laa ilahaillallah Muhammadarasullah.
Yang saya tau jamaah tablig itu, mengajak orang lain untuk btul2 islah (memperbaiki) diri agar kita bisa lebih dekat dengan allah, krn tidak ada ajaran mereka yang berpaling dari alqur’an dan hadist yg menjadi dasar hukum islam.
tulisan yg bagus, saya pernah ikut keluar bersama JT, dan saya liat mereka adalah orang2 yg baik, ingin berdakwah dan berkorban untuk agamanya, tidak ada yg sesat dari mereka, namun mereka juga harus bijak dengan kritik dari para ulama-ulama. Ilmu sangat penting berikut juga dengan pengorbanan keluar, ibarat sepeda, ilmu adalah roda depan , dan pengorbanan seperti roda belakangnya, Bayang kan bila roda depan tidak ada ? maka tidak terarah dan bisa masuk selokan, bayangkan bila roda belakang tidak ada ? seperti orang yg berilmu tapi tidak beramal, kebenaran hanyalah milik Allah SWT, mereka hanyalah orang2 yang ingin ikut seperti nabi SAW dan para sahabat nabi SAW
saya sangat setuju denagan anda
ga ada yang salah dari JT.
semua orang baik2.
bahkan premanpun mau bertaubat setelah kami taskil
doakan saya mau khuruj 4 bulan, walaupun harus terminal dari kuliah
Saya menyenangi mereka.
Jamaah tabligh ada d kampung saya…dan beliau-beliau yang mengikuti adalah orang yang taat beragama dan bermasyarakat dengan baik…
Wah Islam terpecah-pecah gitu ya, ada jama’ah anu ada jama’ah inu. Tapi ya memang sudah sunatullah. Kalau saya beragama Islam cukup dengan Al Qur’an dan Hadits (yg shahih lho ya) yang pengamalannya sebagaimana para shahabat Nabi dulu. Sholat ya seperti sholatnya para shahabat. Puasa seperti puasanya shahabat dll. Lho kok kenapa shahabat? Ya karena para shahabat itu murid2nya Nabi. Kaum mukminin yang pertama kali mengamalkan ajaran Islam itu ya para shahabat, kalau beragama selain agamanya shahabat ya berarti beragama selain agama Islam. Kan dahulu pas zaman Nabi cuma ada Islam dan agama kekufuran (selain Islam). Apa-apa yang telah Nabi ajarkan kepada para shahabat maka itu lah agama Islam. Nah pertanyaannya, apakah khuruj itu pernah dilakukan para shahabat Nabi dahulu?
Kalo emang bener2 mau seperti sahabat jangan naik sepeda motor naik unta sama kuda, zaman dulu gak ada…
JT ohh JT….sadarlah wahai saudara ku…
ente majnun
JT ohh JT….sadarlah wahai saudara ku…
jawab
kalo mereka tidak sadar pasti mereka tidak khuruj. karena didalam aturan khuruj tidak diperkenankan bagi orang yg tidak sadar. Dan bagi mereka yg tidak sadar pasti tidak bisa mengamalkan program khuruj. contoh : membaca Al-Quran, keliling kampung mengajak orang taat pada Allah, mengamalkan sunah nabi saw, tahajud, menghadiri majelis dzikir dll. DAN SEMUA AKTIVITAS JT TERSEBUT HANYA MUNGKIN DILAKUKAN OLEH ORANG-ORANG YG SADAR. DAN DI JT KAMI TIDAK MENERIMA ORANG YG TIDAK SADAR. paham antum….gitu aja kok repot…
Denggol on October 11, 2012 at 3:06 pm said:
Wah Islam terpecah-pecah gitu ya, ada jama’ah anu ada jama’ah inu. Tapi ya memang sudah sunatullah. Kalau saya beragama Islam cukup dengan Al Qur’an dan Hadits (yg shahih lho ya) yang pengamalannya sebagaimana para shahabat Nabi dulu.
JAWAB:
emangnya menurutmu orang JT itu berdalil pake apa ? kitab pedoman mereka apa ? Apakah antum mengira ulama2 JT berdalil pake buku kopingho ? atau majalah bobo’ ? pikir ucapan antum jangan asbun aja.
Denggol on October 11, 2012 at 3:06 pm said:
Nah pertanyaannya, apakah khuruj itu pernah dilakukan para shahabat Nabi dahulu?
JAWAB:
antum sebelum berkomentar perhatikan dahulu apakah antum sudah paham apa yg antum katakan jangan pertanyaan antum menjadi bumerang bagi antum dan golongan antum sendiri.
saya nau tanya : apakah antum orang NU ? jika antum orang NU atau mengamalkan yasinan, maulidan, isra’miraj, tahlillan dll. ? jika antum jawab iya maka ana balik tanya : apakah yasinan, maulidan, isra’miraj, tahlillan dll pernah dilakukan para shahabat Nabi dahulu ?
kalo antum orang salafi-wahabi maka saya akan tanya apakah pengajian seminggu sekali, tabliqh akbar yg diadakan dimana laki, wanita dan anak2 berkumpul disuatu tempat dan pembagian tauhid menjadi 3 yaitu uluhiyah, rububiyah dan asma wa sifat yg kesemua itu pernah dilakukan sahabt nabi ?
jika kedua point ( NU dan Salafi-wahabi) saya diatas tidak pernah dilakukan sahabat nabi lalu kenapa kalian melakukannya juga ?
apakah antum akan menjawab dengan asumsi-asumsi mencari pembenaran agar yg antum lakukan itu benar sedangkan yg dilakukan JT salah maka saya minta dalil pengharaman khuruj, apa anda mampu. saya yakin anda tidak mampu. kalo pun ada itu hanya asumsi-asumsi saja. PAHAM
Jazakumullaahu Khoir
Kapan-kapan kalau ke India lagi, silaturrahim ke Aligarh Muslim University ya pak?
Bapak akan melihat pertolongan Allaah ta’ala secara nyata asbab usaha da’wah ini di beberapa kaum intelektual di dalamnya.
- Ada profesor di bidang ilmu Teknik yang hafizh Qur’an
- Ada tukang bengkel yang hafizh Qur’an
- Dan banyak keberkahan2 lain yang Allah karuniakan.
Thanks.
Cuma kebodohan yang di kuasai sama penulis Fatih Syuhud….sehingga pikiran nya menjadi sempit, wawasan yang lemah. saya mau bertanya kepada penulis? apakah pernah melihat langsung kinerja dari jemaah tabligh?? apakah referensi yang penulis buat sudah kuat untuk di paparkan?? tlg di jawab ke email saya. terima kasih banyak. salam.
mitun….oh mitun. bertaubatlah dirimu……..! yang sempit dan lemah itu ente….!
kita semua harus menyadari bahwa betapa lemahnya kita, sehingga apabila kita merasa lemah maka yang Maha Kuat akan menolong kita, apabila kita merasa kuat maka tidak akan datang pertolongan dari Yang Maha Kuat, sehingga syetan akan mendorong kita sehingga diri kita merasa yang paling kuat dan melemahkan orang lain….
orang JT itu kalo khuruj bukan puluhan mereka bertaubat atau minta ampun bahkan ratusan istiqfar mereka ucapkan dalam 24 jam. yg ana curigai itu antum sudah bertaubat atau belum ? hehehehehe
terlepas dari segala kekurangan, mari kita dukung orang-orang yang punya niat ikhlas untuk berdakwah
Kurang jelas
DIKAMPUNG KAMI PERNAH MASUK JT DAN DAPAT PENGIKUT ADA 3 ORANG DIAJAK MEREKA KHURUJ 3 HARI RIBUT RUMAH TANGGA MEREKA BERULANG KALI BERKELAHI, NAMPAKNYA MEMANG SELAGI JT DIJALUR AL QURAN DAN SUNNAH BAGUS SEKALI TAPI KEBANYAKAN PARA JEMAAH MEMANG MASIH PERLU MENIMBA ILMU TERUS DAN JANGAN MERASA TAKABBUR DAN HARUS BISA MENERIMA DAN MEMBAUR DENGAN MASYARAKAT JANGAN ASAL JOMOT DAN BUATLAH PENAMPILAN YANG RAPI DAN RAMAH LINGKUNGAN
betul sekali kalau kami lagi keluar, apalagi keluar lebih lama penampilan kami lusuh, kumel tidak rapi. Bagaimana tidak, pakaian yang yang kami bawa terbatas juga tidak membawa setrikaan lagi. Tapi percayalah bahwa kumel, lusuh tidak rapi itupun bagian dari sunnah orang-orang yang berdakwah. Coba baca riwayat bagaimana sayidatina Fatimah menangis melihat paduka Rasulullah Muhammad Salallahu a’laihi wassalatu wassalam sekembalinya dari berdakwah dalam keadaan sangat lusuh…..
smoga hidayah Allah tersebar ke seluruh alam. aamiin..
SYARIF on November 9, 2012 at 3:52 am said:
DIKAMPUNG KAMI PERNAH MASUK JT DAN DAPAT PENGIKUT ADA 3 ORANG DIAJAK MEREKA KHURUJ 3 HARI RIBUT RUMAH TANGGA MEREKA BERULANG KALI BERKELAHI,..dst.
jawab
bisa ana minta data yg valid siapa 3 orang itu apa nama kampungnya sama antum.? nanti akan kami cek kebenarannya melalui amir kami disana. perlu antum ketahui orang JT punya sistem mangement keanggotaan yg rapi dan terus diup date. dan setiap amir punya buku siapa yg baru ditaskil dan siapa anggota yg lama. jadi jangan antum berbicara jadi bhn ketawaan org JT, ketika antum tidak bisa menyebut sumbernya.
banyak sekali fitnah seperti ini muncul dari orang yg dihatinya punya rasa dengki dan hasud. Jika antum berselancar dibloq-bloq salafi wahabi namyak cerita mereka bahwa keluarga JT terbengkalai, sengsara, mengemis kepada tetangga karena suaminya pergi khuruj tanpa meninggalkan nafkah materi. bahkan fitnah mereka sudah melampaui batas yaitu menuduh istri-istri JT ada yg menjual diri sebagai pelacur karena tidak ada yg mereka makan ..nauzubillah.
ketika saya dimedan teman saya salafi juga pernah mengatakan difitnah2 kehancuran rumah tangga JT akibat mereka khuruj. lalu saya tantang mereka : ” kalo kalian bisa menyebut 1 orang saja, dimana rumah tangga mereka rusak atau hancur atau cekcok gara soerang suami pergi khuruj, lengkap nama, alamat keluarga yg hancur itu saya kasih kalian 1 juta rupiah. antum tahu jawaban mereka apa ? saya …hanya dengar dari orang saja… tidak lebih. Lalu saya tanya teman saya yg salafi-wahabi itu siapa yg mengatakannya tolong kasih tahu orangnya agar saya dapat sumber orang pertama yg akan menghantar saya kekeluarga yg hancur tersebut.
antum tahu jawabanya ? ah…ndak pentinglah itu…. kalo benar diterima saja kalo salah ya…sudah lupakan saja. ..begitu entengnya mereka mengatakan hal seperti itu tanpa memikirkan akibat fitanah tersebut . rasulullah bersabda :
CUKUPLAH SESEORANG ITU DIKATAKAN PENDUSTA JIKA DIA HANYA BERBICARA DARI APA YG DIA DENGAR. DARI TELINGANYA
SEMOGA BERMANFAAT
jt, adalah jamaah yang berjuang di jalan Allah mereka berdakwah mengajak kepada amar ma’ruf nahi munkar, sholat jamaah di mesjid setiap waktu, mengajak orang lain berdakwah dari kampung ke kampung, dan sangat banyak orang yang tidak kenal agama,preman, ahli maksiat yang bertobat jadi ahli ibadah, ahli alquran, apakah jt pantas dianggap sesat?
Alhamdulillah… saudara penulis sungguh adil memberikan penilaian. saya setuju dengan kritik dan saran untuk para da’i yang mengajak kepada Allah secara berjamaah ini. memang betul kritik2 di atas itu harus diperhatikan. terutama masalah kurang ilmu, karna kalo di lihat dari banyaknya ahli maksiat yg akhirnya terpanggil menyerukan kepada Allah ini memang kebanyakan kurang ilmu. karna segala amal baik ada ilmunya, amal buruk pun ada ilmunya…
tapi satu ilmu yang saya tau bisa menyelamatkan dunia dan akhirat, yaitu “amal yang didapat tergantung niat” (saya lupa hadistnya) dan sebaik2nya niat adalah ikhlas karena Allah…
wahai saudaraku,jamaah tablig bukanlah aliran ataupun golongan tertentu.tapi sama dengan orng biasa kayak kita(islam).jd,bagi saudara2 yg mengatan sesat itu hendakya berpikir sebelum ngomong.jk tidk bisa bicara baik lebih baik diam.teliti dulu baik2,jangan cepat menerima pendapat orang lain dan jangan terlalu cepat menyimpulkan.sibukkanlah dirimu untuk mengoreksi dirimu,sehingga dirimu tdk sempat untuk mengoreksi diri orang lain.koreksi dulu pada diri kita,apakah kita telah menjalankan perintah Allah secara benar???? orang yg merasa paling baik dari orang lain,berarti diri org itu terdapat sifat yang SOMBONG.
Sy dl ga sholat, tiap hari minum jhonny walker
Dirumah sy dibangun masjid oleh org tua saya, sy malah tidur di masjid dalam keadaan mabuk, malahan sy main judi di depan masjid
Alhamdulillah teman sy jd asbab sy ikut jt, semuanya sy tinggalkan
Mabuk, judi, perempuan
Skr sy hanya punya 1 niat, Alloh islahkan diri saya dan tunjukkan amalan2 yg Alloh ridhoi…
sebelumnya minta maaf klo ada kata2 yg takberkenan,saya org awam (masih bodoh) mau tanya nich,apakah org seperti saya gk boleh ikut dakwah sambil belajar agama? dulu aku malas sholat,malas kemasjid,malas baca al qur”an,hidup ku penuh maksiat main game online trss….trs mikir dunia trs lupa sm allah…lupa lupa…tapi sekarang sukur alhamdulillah, semenjak ikut JT ,kebalik jadi suka kemasjid,ngaji..jarang main game.( BISA GK ORG MASIH BODOH BERDAKWAH ??) ada pertanyaan lagi dulu para sohabat kan ikut dakwah,itu dakwah sambil belajar apa belajar dulu, udah pintar agama baru dakwah?????…
berdakwahlah sambil belajar. yang mengatakan belajar dan pinter dulu baru dakwah dari partai SA_LAFI ( Salah fikir dan Salah Fijak)
y Alloh pilih n istiqamahkn hamba dalam krja Da’wah (islah diri…)
jt hanyalah orang islam seperti yg lainnya.. gak ada satu plang namapun atau dimanapun yg mengklaim gerakan dakwah ini bernama jemaah tabligh.. jemaah tabligh sudh BUBARR.. yg ada hanya orang islam yg belajar perbaikan hidup..ya tentu secara personal mereka punya berbagai kekurangan.. tapi kebanyakannya selalu ingin memperbaiki dirinya.. yng ikut gerakan ini ada jutaan orang looh..jd jgn sembarangan dkatain sesat,klw kt salah nuduh tar di akhirat gmn tanggung jawabnya.. keburukan mereka yg segunung pun bahayanya ya untk mereka sendiri..tp keburukan anda(pembenci jemaah) yg sekrikil bahayanya untk anda sendiri.. jd kt baik sangka aja sm saudara kt org islam seluruhnya..mending kt sibuk perbaiki diri kt dulu.. allah firmankan JANGANLAH ENGKAU MERASA DIRIMU SENDIRI YG SUCI.. DIA ALLAH YG LEBIH MENGETAHUI SIAPA YG SEBENARNYA BERTAKWA.. klw para nabi ajapun masih merasa bersalah dan mohon ampun…gimana dengan kt/?////??
Bung Syuhud, analisa cukup bagus. Saya senang sekali membacanya. Buat Galih Hermawan, sekedar diketahui, Bung Fatih Syuhud adalah sarjana politik lulusan India. Jadi saya duga beliau sudah pernah berkunjung ke tempat yang Anda maksud.
Buat teman-teman ikhwah JT, terus maju, teruslah belajar, mari kita terus beramal dalam rangka menggapai ridha Allah Subhana wata’ala, Amiiin.
ok bagus2
Ya Allah berilah kami hidayah dan jadikan kami asbab hidayah keseluruh alam,
…….Maaf ,dahulu sebelum saya iktu khuruj 3 hr sholat kami bolong2 sholat hanya kalau sempat tapi tidak ada satu orangpun yang peduli pada saya ,sekarang setelah ikut khuruj 3 hr alhamdulillah sholat 5 waktu berjamaah bisa terjaga,tapi malah di bilang sesat …gimana ini ustadz???
JT, teruslah kalian berda’wah semoga dengan asbab kalian Allah memberi berkah yang berlimpah kepada alam ini.
Ass.wr.wb. Syukron Ikhwan Fillah A. Fatih Syuhud atas pencerahan antum, semoga bermanfaat bagi ummat, terhindar dari segala prasangka. Ana khoir-khoir aja menyikapi JT, mungkin sudah puluhan kali ana ketemu dengan kelompok JT, namun ana belum pernah bisa ikut untuk melakukan khuruj sebagaimana yang mereka mau.
Selamat berjuang JT dan perdalam ilmu keagamaan tidak terbatas pada kitab panduan saja, namun perluas dengan disiplin ilmu agama yang bisa digali dari berbagai ulama yang menguasai bidangnya; seperti ilmu nahwu shorof, ilmu mantiq, ilmu badi ma’ani, bayan, tafsir, dan cara baca al-quran dengan tajwid yang benar, serta cabang ilmu agama yang lain adalah sangat diperlukan untuk membekali diri dalam mengembangkan khasanah dakwah, agar dakwah lebih menggugah, lebih menyentuh, lebih menuju sasaran yang tepat. Semoga dengan demikian JT akan benar-benar menjadi kelompok yang disinyalir dan dipuji Allah “KUNTUM KHOIRO UMMATIN UKHRIJAT LINNAASI TA’MURUUNA BILMA’RUF WATANHAUNA ‘ANIL MUNKAR. Amiin
suami saya termasuk anggota jt. saya melihat sendiri ibadahnya sangat baik. selain mengerjakan yang wajib juga rajin ibadah sunat, seperti tahajjud. namun satu hal yg membuat saya sebagai istri tidak rela., saat khuruj mereka tidak ingin berkomunikasi dg keluarga terutama istri. alasan mengganggu ibadah. bahkan untuk sms pun tidak mau. berdosakah saya jika saya kesal ? semoga Allah melindungimu suamiku. (saat ini sedang khuruj 40 hari)
Semoga Allah memberkahi……ikhlash dan tawakkal….!
asslamualaikum , ukhti suami saya juga JT, klo suami keluar memang sebaiknya kita tdk usah menghubungi. gunanya kita di tinggal supaya kita serahkan semua2 kepada Allah swt, kita belajar meningkatkan keyakinan kepada Allah swt. krn toh nanti kita juga akan di tinggal suami atau kita yg ninggalin suami selama2nya…….klo kita menghubungi rijal kita, apa lagi yg keluar 40 hari , 4 bulan. kasihan suami kita , klo teringat dengan keluarga……semoga bermanfaat ya ukhti. dan semoga hidayah bisa tersebar ke seluruh alam, aamiin.
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
wahai umat muslim yg di muliakan Allah, pd jamaan para sahabat islam mengerjakan dakwah dgn Niat, Iklas, dan rndah Hati
agama tidk memperbolehkan d’bicarakan atau d’dbatkan.
yg jelas Belajar agama Harus tau Siapa gurumu dan dari mana dia belajar Agama.
belajarlah kepd Ust/habaib lainnya, ingat Hadist dan Al-Qu’an adalah, kunci ibdh kita, belajarlah jika anda belum belajar, pelajarilah jika anda ingin belajar.
belajar dari Luar 50 , tapi di dalamnya salah 0. ( Agama )
belajar dari dalam 50 . tapi dari luarnya salah juga 0 . ( Dunia )
belajarlah, Luar dan dalam, jika kita ingin menjadi orang yg taat agama.
Sukran أَشهَدُ أَن لا اِلهَ إلا الله
Massalamah
Aamiin…
Allaahummaghfir Lahum…
Jemaah Tabligh itu bukan sesat.
Masak orang itikaf 3 hari di Mesjid dibilang sesat ? Yang bilang orang islam juga ?
Siapa bisa kasih jawaban, kalau ada yang itikaf di Mesjid dibilang Bid’ah. Bodohkah mereka, alias tak berilmu, atau mereka bukan orang islam, hanya namanya saja di situs internet ini. Ataukah mereka takut jemaah tabligh ini bakal berkembang pesat diseluruh dunia.
Setelah itikaf 3 hari kemudian melakukan kegiatan Agama. Apa yang dilakukan oleh orang muslim di mesjid juga mereka lebih full melakukannya, tak ada yang bertentangan. Setelah 3 hari kemudian pindah lagi kemesjid berikutnya selama 3 hari lagi, demikian seterusnya sampai 13 mesjid untuk 40 hari atau 40 mesjid selama 4 bulan atau 120 hari. Lalu mereka kembali pulang dan mengamalkan dilingkungan masing masing.
Kenapa harus berpakaian gamis atau hingga kelutut, bukan sampai pinggul saja ? Karena dengan berpakaian seperti itu tidak terlukis aurat kita (maaf buah zakar). Orang Melayu Riau atau Medan memakai sarung tambahan untuk menutupi hal tsb.
Orang tabligh kalau keluar 40 dan 4 bln punya kesempatan untuk mengamalkan hadits berikut ini :” Telah menceritakan pada kami Uqbah bin Mukram dan Nashr bin Ali: Telah menceritakan pada kami Salam bin Qutaibah dari Tu’mah bin Amru dari Habib bin Abi Tsabit dari Anas bin Malik berkata: bersabda Rasulullah: “Siapa mengerjakan shalat (5 waktu) dengan ikhlas karena Allah selama 40 hari berjamaah dengan mendapatkan takbiratul ihram, dicatat untuknya dua kebebasan, yaitu bebas dari neraka dan bebas dari kemunafikan.” (H R.Tirmidzi)
Coba hubungkan dengan Hadits umat islam terpecah menjadi 73 golongan. Untuk mempersingkat tulisan coba klik : http://icunabra.blogspot.com/2009/03/ketika-kebencian-menghilangkan-akal.html . Komentar oleh Anonim Senin, 25 Februari, 2013
Semoga bermanfaat,
assalamualaikum warohmatulloh wabarokatuh…
Afwan smuanya ikhwani fillah….kita lht gmana sistem kerja yg dibentuk maulana ilyas , kita lht dulu apakah sesuai dgn dakwah nabi atau tidak…
1.nabi dahulu dakwahnya sendiri dari pintu ke pintu,lorong ke lorong…org2 yg menerima dakwah nabi juga langsung ambil usaha dakwah…ga nunggu pinter dulu….apa yg di dgr dr nabi di sampekan,awalnya quluu laa ilaha illalloh tuflihuun..ini krn dgn orang kafir..
Maulana Ilyas juga awalnya sendiri membentuknya dr org2 mewat,krn mrk org Islam mrk di perkenalkan pntingx amal agama..keadaan org mewat jg parah seperti zaman jahiliyah…merampok membunuh ga sholat dll,stlh ada dakwah beliau keluar dr mrka para ulama,hafidhz Alquran dll…mirip2 kerja nabi membentk umat.
2.nabi¶ shbt dakwah dgn harta diri bhkan nyawa pun siap di pertaruhkan…mereka dakwah bukan meminta minta bntuan…dakwah yg dibentuk maulana ilyas jg dmikian…membwa bkal sndri2,alat msk sndri,dgn maksud tdk meminta bntuan org stempat…
Ini di antara dkwah nabi..msh ada yg lain….tp terlalu panjang ntar.
Dan hasil dari dakwah maulana ilyas bs kita lht bgaimana…brapa byk hafidhz alquran,aku pernah berkunjung ke india daerah barabanki di lucknow,dlm 1 kecmatan kurang lbh 3 ribu hafidhz alquran….lht aja ke pesantren al fatah ataupun magelang,rata rata yg pesantren adalah putra2 org yg ikut jamaah ini…
Bagi yg ga stuju ataupun menganggap sesat sekarang coba anda buat suatu gerakan dakwah yg bs merekrut smua kalangan dr rakyat ampe pejabat,dgn syarat mrk siap berkorbn harta diri wkt mereka…krn ini hasl dkwah nabi.
Adapun sbgian bsar org awam memang dmikian…nah knpa yg mrasa pnter ga mau dkwah?coba lht di pinggr2 jalan,para preman2,yg minum2..siapa yg ngajak mrk ke masjid?org2 jt kan?
Anda2 sndri yg merasa rajin ibdah mlht hal yg dmikian gman perasaan kalian?adakah rasa risau dan prhtn?jadi kita jgn hanya pandai mengkritik tp berikan jg solusi…..kalo memang anda anda yg ga se7 dgn jt berikan solusi untk umat..
Kemudian td ada ibu2 yg mengeluhkan suaminya ga bs di ajak komunikasi saat suami ge khuruj..memang dlm khuruj blajar twjuh,ga mkr2 urusan2 dunia..blajr minta pertlgan dgn doa….baik yg khuruj maupun yg di tgl…blajr ga tergntg pada suami,atau bpk…krn kelak jg akan dtg masanya akn ditgl slamanya.
bgi yg mengatakan sesat atau bidah tlg katakan dimana letak bidahnya…..kalo 4 bln 40 hari 3 hari ini adalah metode mempurmdah untk berdakwah seumur hdp…4 bln 40 hari 3 hari dkwah di tmpat lain kampung lain,kmudian plg kerumah krn punya tggungan keluarga pekerjaan dll,tp bukan brati brhenti..di tmpat tglnya msh ada dakwah lagi….shbt jg dmikian,mrk dkwah diluar daerah kmudian plg ke rumah,..jd ini metode sbgamana di pesntren ada metode blajar 8 thn,ini proses untk berjuang..apakah ini sesat?
Berkat pertolongan Allah Subhanahuwata’ala anak PERTAMA saya sudah hafal al-Qur’an 30 Juz dan sekarang sudah mengajar di pesantren Tahfidzul Qur’an, anak kedua pun insyaAllah tahun ini akan disimak 30 juz Al-qur’an, anak ke-3 kelas 5 SD sudah hafal 6 juz dan anak ke-4 kelas 3 SD sudah hafal 3 juz al-qur’an. Saya berlindung kepada Allah dari sifat riya, ini sebagai rasa syukur saya sekeluarga kepada Allah Subhanahuwata’ala yang telah mendatangkan satu jamaah (JT) ke rumah saya th 1999 yang mengajak saya untuk bersama-sama berfikir atas pentingnya agama dan pentingnya usaha agama. Andaikan engkau tidak mendatangiku JT, maka dimanakah saya sekarang ??? asal bapak dan ibu tahu bahwa pada saat itu adzan magrib berkumandangpun saya masih di lapangan voli…..masih sesatkah saya sekarang !!!! Yaa Allah masih banyak sekali kedurhakaan saya kepada Engkau untuk itu ampuni saya yaa Allah yang Maha Pengampun….
Gak mau ah ama yang namanya JT, sukanya mijit-mijit badan, ceritanya aneh-aneh kadang gak masuk akal, ceritanya banyak ngibulnya, kalo ditanya lebih mendalam si ustadznya marah-marah, banyak teman kuliah juga gak lulus-lulus soalnya keluar terus kasihan ma ortunya..
Tertib JT sangat jelas,
pelajar hanya boleh keluar dalam satu bulan 1 hr (24 jam), setelah itu pulang harus belajar yg rajin, patuh pada orang tua.
adapun tidak lulus itu jangan2 dia yg tidak mau belajar, bisa jadi hanya mementing ibadah saja. padahal semuanya sdh diberi pandangan penting jadi pelajar teladan.
tentang cerita yg aneh2 jgn diterima mentah2 karena orang yg mengalami kisah tersebut apakah itu kisah orang pribadi atau kitab2 hadist, sejarah nabawiah atau al-qur’an.
Mohamad Gazali on April 25, 2013 at 5:34 am said:
kalo ditanya lebih mendalam si ustadznya marah-marah,
JAWAB
BISA ANTUM SEBUTKAN SIAPA NAMA USTADNYA AGAR TULISAN ANTUM TIDAK DIANGGAP MENYEBAR FITNAH !!!!
banyak teman kuliah juga gak lulus-lulus soalnya keluar terus kasihan ma ortunya
JAWAB
BISA ANDA SEBUTKAN SIAPA TEMAN ANTUM YG NGAK LULUS2 ITU DIMANA DIA KULIAH, JURUSAN APA ? ANGKATAN BERAPA ? AGAR NANTI TEMAN2 ANA MENGCROSS CHECKNYA. APAKAH PERNYATAAN ANTUM BENAR ATAU FITNAH.
Mohamad Gazali on April 25, 2013 at 5:34 am said:
Gak mau ah ama yang namanya JT
JAWAB
JT tidak mulia hanya karena antum bergabung dengan mereka dan JT tidak akan hina hanya karena antum menolaknya.
Kesimpulannya masuk ataupun tudak antum tidak ada pengaruhnya sama sekali BUAT JT. PAHAM
pemilik blok berkata:
Hantam kromo. Dari semangatnya berdakwah sampai lupa etika berkomunikasi. Saat bersilaturrahmi pada ulama disamakan dengan cara ketika berbicara dengan orang yang buta huruf. Semua dalil yang dihafalnya keluar begitu saja tanpa rem. Padahal untuk mengambil hati orang pintar di bidang agama, cara terbaik adalah dengan bertanya, meminta saran dan petunjuk. Bukan menasihati. Bayangkan apabila anak TK memberi kuliah ilmu hitung pada seorang dosen matematika.
jawab:
terima kasih atas penilaiannya. ada pepatah yg mengatakan 1000 orang menilai sesuatu maka akan 1000 pula kesimpulannya. cara yg paling baik diajarkan oleh nabi saw adalah TABAYUN.
Saya berani menjamin kata2 antum kurang tepat karena diJT setiap mereka keluar sebelum mendatangi orang kampung atau lingkungan sekitar mereka pasti bertanya apakah ada orang alim dan ulama disekitar lingkungan mereka khuruj. Jika ada, tradisi JT mendayanginya dan meminta nasehat dan ilmu dari orang alim tersebut. Tidak pernah amir rombongan atau orang JT yg tahu bahwa seseorang itu adalah ulama maka diperlakukan oleh JT seperti orang awam. ITU JELAS DUSTA YG BANYAK DISEBARKAN OLEH SALAFI-WAHABI. saya yg telah keluar khuruj dari thn 2002 belum pernah mendengar hal itu. KECUALI ORANG JT TIDAK MENGETAHUINYA.
Bahkan orang alim tersebut dimuliakan oleh JT dengan cara memberi ceramah atau bayan didalam mesjid dimana orang JT keluar.
Saya melihat pemilik bloq terlalu generalisasi. artinya jika ada seseorang JT yg berbuat sesuatu dimana sesuatu itu belum tentu dihalalkan atau dibolehkan oleh pimpinan mereka (baca: berbicara kpd orang berilmu/alim/ulama diperlakukan seperti orang awam).
saya kasih contoh apabila ada orang nasrani yg melihat beberapa orang islam yg mencuri dan membunuh ditambah lagi penjara diindonesia penuh dengan penjahat/pelaku krimanal yg berasal dari orang islam, APAKAH ANTUM MEMBENARKAN PENDAPAT ORG NASRANI BAHWASANYA AGAMA ISLAM MENGAJARKAN KEJAHATAN DAN KRIMINALITAS. ?????
INILAH KEBANYAKAN ORANG MENILAI JT BERDASARKAN HAWA NAFSUNYA? ADILKAH CARA MENILAI SEPERTI YG ANTUM CANTUMKAN ?
KALO INI ADALAH SEBUAH HASIL RISET BERAPA BANYAK SAMPLE YG ANTUM PUNYA WAHAI USTAD. DAN PASTIKAN ANTUM PUNYA DATA VALID AGAR OMONGAN ANTUM BISA DIPERTANGGUNGJAWABAN. JANGAN HANYA DATA ANTUM DARI MULUT KEMULUT DAN MELIHAT SEGELINTIR ORANG LALU ANTUM BERPRASANGKA DAN MEMBUAT ASUMSI-ASUMI LALU ASUMSI ITU ANTUM BANGUN SEOLAH-OLAH ITU ADALAH FAKTA PADAHAL BUKTI-BUKTI ILMIAHNYA BAHWA HAL ITU DIBENARKAN (BERBICARA DGN ULAMA SEPERTI DENGAN ORANG ASWAM) TIDAK ADA . ITU NAMANYA FITNAH USTAD.
ANA SIAP BERDISKUSI DISIN DENGAN ANTUM DALAM RANGKA WATAWA SAUBIL HAQ WA TAWA SAUBIL SABRI. DITUNGGU TANGGAPAN ANTUM.
USTAD PEMILIK BLOQ BERKATA :
India minded. Personil JT Indonesia terlalu dipengaruhi gaya berpakaian ala India. Itu bisa dilihat dari kesukaan memakai kurta (baju putih semi jubah), pakai sandal jepit dan kurang rapi.
JAWAB:
KALIMAT DIATAS ADALAH KESIMPULAN ANTUM YG SALAH DAN FATAL.
SAYA MAU TANYA AMA ANTUM :
Kalo terpengaruh dengan pakaian emangnya kenapa ? apakah hal itu diharamkan oleh agama ? bagaimana cara antum berpikir seperti orang awam saja ? Yang dilarang agama adalah yg auratnya terbuka, pakaian yg mengandung najis. atau dari bahan-bahan yg diharamkan ITU BARU TIDAK DIPERBOLEHKAN.
tidak ada hubungan antara agama dengan adat pakaian yg dicela agama hanya karena dari budaya setempat, selagi syarat2 berpakaian tersebut memenuhi syarat berpakaian yg menutup aurat, terkena najis dan bahan2 yg diharamkan oleh agama.
Sunan kali jaga salah seorang wali besar yg menyebarkan islam diindonesia, BELIAU berdakwah dengan pakaian adat JAWA. malah mengunakan wayang sebagai sarana dakwah. APAKAH ANTUM AKAN MENGATAKAN SUNAN KALI JAGA SALAH DALAM BERPAKAIAN. ISTIQHFAR ANTUM.
bahkan
Ustad pemilik bloq berkata :
Metode khuruj dengan hitung-hitungan tertentu juga masih perlu didiskusikan.
jawab:
Tidak ada yg perlu didiskusikan ustad kalo antum tidak paham dengan pemikiran ulama atau maulana JT bukan berarti antum bisa berkata semaunya. yg merumuskan metode ini bukan orang awam bro… mereka yg menelurkan metode ini orang berimu, orang yg hafiz quran, orang yg menguasai 15 bidang ilmu yg dengan ilmu itu mereka memenuhi syarat mentafsirkan ayat al-quran, hadist.
Dan fakta dilapangan metode ini efektif dalam kelangsungan dakwah dalam menyebarkan islam keseluruh penjuru dunia. Kalo antum hanya belajar dan mengkaji lewat asumsi dan prasangka saja tidak ada yg diambil hikmahnya dan dapat dibuktikan selain hanya menebar benih-benih permusuhan dan keragu-raguan. banyak hal-hal yg dapat antum lakukan daripada mengeluarkan suatu teori dan melemparkannya seolah-olah teori anda benar ( baca: Metode khuruj dengan hitung-hitungan tertentu juga masih perlu didiskusikan.).
Makanya antum ana suruh tabayun karena dalam tabayun anda akan mendapatkan penjelasan yg detail dari sumbernya. dan bila anda ragu dgn org JT diindonesia antum bisa langsung keindia dan bertanya langsung pada pimpina tertinggi JT. daripada anda mengeluarkan stetment yg tidak jelas dan ngawur itu.
Yang harus antum catat wahai ustad A. Fatih syuhud. :
1. Atas dasar apa maulana -maulana yg hafiz tersebut memakai metode khuruj jt sekarang ?
2. Tidak ada alasan antum mengatakan ini dan itu tentang metode tersebut selama metode itu sudah terbukti dan sudah dibuktikan keefektifannya oleh jutaan orang. Dimana jutaan orang tersebut ada orang yg awam, berilmu. syiekh, hafizul, dan dai-dai yg paham hukum islam. salah satu contohnya adalah maulana muhammad zakariya, pengarang buku fadhail amal ,beliau adalah salah satu hujatul islam terbesar dizamannya. beliau bukan hanya sekedar hafiz quran tapi juga seorang muhadisin ( antum tentu tahu syarat2 seorang muhadisin). dan pengajar syarah bukhari, muslim dan abu daud (kalo saya tidak salah.
3. Untuk membuktikan kritikan antum alangkah baiknya antum buat gerakan sendiri lalu antum bebas berexperiment dgn golongan yg antum bentuk. Nah…kalo sudah terbukti metode antum lebih baik dan efektif baru kita diskusikan. Kalo hanya ngomong dan melemparkan wacana tanpa ada bukti dan data yg valid utk merubah atau mereview, RESIKONYA TERLALU BESAR. makannya antum jangan ASBUN. Pastikan antum berbicara pake data-data yg valid. PAHAM ANTUM. ana tunggu respon antum
ustad pemilik bloq
Komitmen pada hadits shahih perlu mendapat penekanan,
jawab
saya tidak menafikan adanya hadist-hadist dhoif yg dipake oleh JT dalam beramal. dan ini tidak salah selama tidak ada hadist shahih. dan ijma ulama membolehkan beramal pake hadist dhoif selama tidak berkaitan dengan akidah.
kalo antum berkenan berkunjung khuruj 1 hari saja antum akan melihat banyak sekali amalan orang khuruj terebut berdalil bukan hanya pake hadist shahih saja tapi ada beberapa dalilnya adalah Al-Quran. saya kasih contoh beberapa diantaranya :
1. Ketika mereka khuruj mereka banyak berzikir dan membesarkan nama Allah dalil ini terdapat dalam Al-Quran
2. Mereka tahajud dimalam hari. Dalil tahajud ada dalam Al-quran
3. JT orang yg memakmurkan mesjid yaitu menghidupkan mesjid denganamalan-amalan. sedangkan orang yg memakmurkan mesjid dipuji langsung oleh Allah SWT
4. JT ketika keluar berdakwah selalu menyambung tali silatuhrahmi. ini juga ada ayatnya dalam Al-Quran.
5. JT khuruj selalu belajar dan mengajar membaca Al-Quran. dalil ini terdapat juga didalam Al-quran dan masih banyak lagi amalan-amaln kami diJT yg sesuai dengan Al-quran dan sunah nabi. Hanya orang2 yg dihatinya punya penyakit saja yg mengatakan JT ahlul bid’ah. Semoga kita dipelihara oleh Allah dari berkata-kata DUSTA. (AMIIN)
hadist2 shahih:
Barang siapa yg sholat ( wajib 5 waktu ) selama 40 hari berturut2 dan tidak tertinggal taqbiratul ula bersama imam maka dibebaskan baginya dua hal . yaitu sifat munafik dan api neraka.
Note : perhatikan kalimat : “tidak tertinggal taqbiratul ula bersama imam ”
MAAF ustad ana berani jamin 99,99 % antum belum bisa mengamalkan hadist diatas. ana dan teman2 ana saja yg keluar 40 hari dan 4 bulan agak sulit mengamalkannya apalagi orang yg tinggal bersama anak istri dirumah.
semoga bermanfaat